BENTUK KOMUNIKASI INTERPERSONAL DALAM MEMBANGUN KEPERCAYAAN DENGAN ANAK DOWN SYNDROME DI POTADS SURABAYA
Abstract
Komunikasi merupakan aspek yang sangat penting dalam interaksi sosial masyarakat. Komunikasi memiliki peran penting dalam membangun interaksi yang efektif, termasuk dalam konteks anak dengan kebutuhan khusus seperti penderita Down Syndrome. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi dan pendekatan yang efektif dalam membangun komunikasi dengan anak penderita Down Syndrome, terutama pada tahap pengenalan dan pembentukan hubungan sosial di dalam komunitas persatuan Orang Tua Dengan Anak Down Syndrome (POTADS) Surabaya. Metode yang digunakan adalah studi kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melibatkan observasi langsung dan wawancara dengan keluarga, dan pendidik yang memiliki pengalaman berinteraksi dengan anak Down Syndrome. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan komunikasi awal pada anak penderita Down Syndrome sangat dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti penggunaan bahasa nonverbal yang konsisten, pendekatan empatik, lingkungan komunikasi yang mendukung serta pemahaman karakteristik individu secara personal. Penggunaan alat bantu visual dan penguatan positif terbukti meningkatkan respon komunikasi. Temuan ini menekankan pentingnya pelatihan komunikasi bagi orang tua, pendidik, dan masyarakat luas dalam membentuk interaksi yang inklusif dan efektif dengan individu penderita Down Syndrome. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar pengembangan model komunikasi adaptif yang berkelanjutan.






