Tren Pesan Iklan Merek Kopi dalam Membangun Reputasi Merek (Studi Komparatif Iklan Nescafe dan Good Day)

Authors

  • Aisyah Indha Suwandha Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  • Mohammad Insan Romadhan Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Keywords:

pesan iklan, reputasi merek, komunikasi pemasaran, kopi instan, analisis isi

Abstract

Iklan merupakan salah satu instrumen komunikasi pemasaran yang berperan penting dalam membangun reputasi merek. Perkembangan perilaku konsumen dan media digital mendorong perubahan pendekatan pesan iklan dari yang berorientasi pada produk menuju pengalaman dan nilai-nilai yang lebih berpusat pada konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren penggunaan pesan iklan pada merek kopi Nescafe dan Good Day dalam membangun reputasi merek selama periode 2020–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis isi terhadap iklan audiovisual yang dipublikasikan oleh kedua merek. Analisis dilakukan berdasarkan tiga kategori pendekatan pesan iklan, yaitu Product Driven, Customer-Oriented, dan Human-Centric. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Nescafe lebih dominan menggunakan pendekatan Customer-Oriented dengan persentase sebesar 60%, sedangkan pendekatan Product Driven mencapai 40%. Sementara itu, Good Day menunjukkan distribusi yang lebih seimbang dengan pendekatan Product Driven sebesar 50%, Customer-Oriented sebesar 45%, dan Human-Centric sebesar 5%. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Nescafe lebih menekankan pengalaman dan kebutuhan konsumen dalam komunikasi mereknya, sedangkan Good Day mengombinasikan keunggulan produk dengan pengalaman emosional dan sosial. Perbedaan strategi pesan tersebut menunjukkan bahwa pendekatan komunikasi yang berbeda dapat digunakan untuk membangun reputasi merek yang kuat di benak konsumen. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap kajian komunikasi pemasaran, khususnya mengenai evolusi pesan iklan dalam industri kopi instan di Indonesia.

References

Baskoro, A. P. (2021). Analisa efektifitas iklan media televisi menggunakan EPIC model produk kopi Good Day. Jurnal Pariwara, 1(1), 29–40.

Brakus, J. J., Schmitt, B. H., & Zarantonello, L. (2009). Brand experience: What is it? How is it measured? Does it affect loyalty? Journal of Marketing, 73(3), 52–68. https://doi.org/10.1509/jmkg.73.3.52

Damastuti, R. (2021). Membedah feeds Instagram produk skincare lokal: Analisis isi kuantitatif akun Instagram Avoskin. Perspektif Komunikasi: Jurnal Ilmu Komunikasi Politik dan Komunikasi Bisnis, 5(2), 189–199.

Dimyati, A. (2018). Manajemen public relations dan reputasi organisasi lembaga amil zakat Dompet Dhuafa. Nyimak: Journal of Communication, 2(2), 167–185. https://doi.org/10.31000/nyimak.v2i2.860

Du, R. Y., Joo, M., & Wilbur, K. C. (2019). Advertising and brand attitudes: Evidence from 575 brands over five years. Journal of Marketing Research, 56(4), 611–630. https://doi.org/10.1177/0022243718823088

Dwi Cahyani, A., & Aprilia, M. P. (2022). Kekerasan terhadap perempuan dalam film Indonesia: Analisis isi kuantitatif dalam film Indonesia dengan latar 1998–2021. Jurnal Mahasiswa Komunikasi Cantrik, 2(1), 1–14. https://doi.org/10.20885/cantrik.vol2.iss1.art1

Efendioglu, I. H., & Durmaz, Y. (2022). The impact of perceptions of social media advertisements on advertising value, brand awareness and brand associations: Research on Generation Y Instagram users. International Journal of Marketing Studies, 14(4), 1–15. https://doi.org/10.5539/ijms.v14n4p1

Fadhila, M. A., & Damastuti, R. (2023). Analisis isi kuantitatif gaya komunikasi politik Ganjar Pranowo di media sosial. Medialog: Jurnal Ilmu Komunikasi, 6(1), 1–12.

Hisan, K., & Azhar, A. A. (2020). Trend iklan politik luar ruang dalam ruang media massa. Al-Hikmah: Media Dakwah, Komunikasi, Sosial dan Kebudayaan, 11(2), 80–84. https://doi.org/10.32505/hikmah.v11i2.2543

Kotler, P., Kartajaya, H., & Setiawan, I. (2021). Marketing 5.0: Technology for humanity. John Wiley & Sons.

Krippendorff, K. (2018). Content analysis: An introduction to its methodology (4th ed.). Sage Publications.

Madani, A., & Ambarwati, J. (2023). Subkultur anak muda dalam iklan kopi di Indonesia: Kajian semiotika Roland Barthes. Semiotika: Jurnal Ilmu Sastra dan Linguistik, 24(2), 212–223. https://doi.org/10.19184/semiotika.v24i2.31091

Neuendorf, K. A. (2017). The content analysis guidebook (2nd ed.). Sage Publications.

Pires, V., & Trez, G. (2018). Corporate reputation: A discussion on construct definition and measurement and its relation to performance. Revista de Gestão, 25(1), 47–64. https://doi.org/10.1108/REGE-11-2017-005

Prasetiyo, A. B. (2022). Gambaran maskulinitas dalam iklan kopi Caffino di Instagram. Jurnal Communio: Jurnal Jurusan Ilmu Komunikasi, 11(1), 50–62. https://doi.org/10.35508/jikom.v11i1.5530

Romadhan, M. I. (2026). Dominance of corrective action in local government crisis communication: A quantitative content analysis of Surabaya City Government press releases based on image repair theory. INJECT (Interdisciplinary Journal of Communication), 11(1), 509–528. https://doi.org/10.18326/inject.v11i1.6370

Romadhan, M. I., & Sumiati. (2026). Corporate reputation construction through media public relations strategies on Instagram. Journal of Scientific, Research, Education, and Technology (JSRET), 5(2), 1112–1123.

Saptiyono, A., Setya Watie, E. D., & Julianto, E. N. (2020). Analisis isi kuantitatif berita kegiatan mahasiswa. Jurnal Dinamika Sosial Budaya, 22(2), 284–292. https://doi.org/10.26623/jdsb.v22i2.2566

Setiadi, T. (2023). Manajemen corporate image melalui media sosial: Studi literatur tentang citra perusahaan dan perkembangan teknologi media. Representamen, 9(1), 18–30. https://doi.org/10.30996/representamen.v9i01.8380

Setyawan, I. (2018). Analisis efektivitas iklan televisi kopi instan Top Coffee endorser Iwan Fals. Jurnal Manajemen Bisnis, 4(1), 39–49. https://doi.org/10.22219/jmb.v4i1.5279

Tasruddin, R. (2017). Tren periklanan di media sosial. Jurnal Komodifikasi, 5(5), 15–20.

Widuhung, S., & Sartika, R. (2022). Tren penggunaan endorser pria dalam iklan kecantikan. Jurnal Public Relations (J-PR), 3(1), 1–8. https://doi.org/10.31294/jpr.v3i1.1030

Zakiyyah, I., & Kurniawati, E. (2023). Peran brand ambassador boyband BTS pada iklan GoFood dalam membangun brand awareness. Solusi, 21(4), 390–404. https://doi.org/10.26623/slsi.v21i4.7726

Zukhruf, M., Al Ayubi, F., & Sulistyowati, H. (2023). Kemenarikan pemilihan kata pada iklan online shop aplikasi Shopee: Analisis wacana persuasi. Journal on Education, 5(4), 17104–17114.

Downloads

Published

2026-02-20