PERGESERAN MAKNA TENUN DALAM DOKUMENTER PENDEK “MITOS ATAU FAKTA: PRIA TIDAK BOLEH MENENUN DI SUMBA?” PADA KANAL YOUTUBE BANK INDONESIA

Authors

  • Dandy Kalikit Pandjukang Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  • Hajidah Fildzahun Nadhilah Kusnadi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  • Mohammad Insan Romadhan Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Keywords:

Pergeseran makna, Tenun Ikat Sumba, Semiotika Roland Barthes, Dokumenter Film, Youtube, Konstruksi Media Sosial

Abstract

Perkembangan media digital menyediakan ruang baru untuk penyebaran dan pelestarian budaya lokal melalui konten audio visual. Tenun ikat Sumba, sebagai warisan budaya Sumba, mendapat perhatian pada media digital. Dokumenter pendek “Mitos atau Fakta: Pria Tidak Boleh Menenun di Sumba?” di kanal YouTube Bank Indonesia memotret praktik menenun oleh warga Sumba dan mengangkat isu keterlibatan laki-laki dalam aktivitas yang selama ini identik dengan perempuan. Penelitian ini menganalisis pergeseran makna tenun yang dikonstruksi oleh dokumenter tersebut, menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Metode analisis semiotik Roland Barthes diaplikasikan pada tanda visual, dialog, narasi, dan simbol budaya dalam film, dipadukan dengan kerangka Teori Konstruksi Sosial Media Massa. Data diperoleh melalui observasi adegan, dialog, narasi, dan simbol budaya dalam dokumenter (durasi 12 menit 20 detik) serta sumber pustaka terkait. Hasil menunjukkan bahwa dokumenter membangun makna baru tenun berdasarkan tiga aspek utama: status sosial, peran gender, dan fungsi budaya. Tenun Sumba tidak lagi hanya dimaknai sebagai simbol adat dan aktivitas perempuan, tetapi juga sebagai identitas budaya yang melibatkan laki-laki dalam produksinya. Fungsi tenun berkembang dari ritual tradisional menuju ekonomi kreatif, edukasi budaya, dan promosi melalui media digital. Dokumenter ini juga menunjukkan bagaimana media massa secara aktif membangun realitas budaya baru melalui visual, narasi, dan simbol yang dipilih, mendukung temuan bahwa media “membangun realitas sosial melalui representasi dan narasi”.

References

Arsyad, T. D., Berutu, I. A., Azis, K. R., & Chairunisa, H. (2025). PELESTARIAN BUDAYA LOKAL MELALUI DIGITALISASI. Jurnal Transformasi Humaniora, 8(3). https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jth/article/view/9967

Barthes, R. (1972). Mythologies. Hill and Wang. https://books.google.co.id/books?id=jP-DBAAAQBAJ

Bungin, M. B. (2008). Konstruksi Sosial Media Massa (1st ed.). Jakarta Kencana 2008.

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2017). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. SAGE Publications.

Djiwatampu, S., & Juwita, D. L. (2021). Analisis Penerapan Nilai-Nilai Dalam Motif Tenun Sumba Timur. Tambora, Vol 3, 1–8.

Hadiwijaya, A. S. (2023). Sintesa Teori Konstruksi Sosial Realitas Dan Konstruksi Sosial Media Massa. DIALEKTIKA KOMUNIKA: Jurnal Kajian Komunikasi Dan Pembangunan Daerah, 11(1), 75–89. https://doi.org/10.33592/dk.v11i1.3498

Heldi, G. M. (2024). Pengaruh Media Sosial Terhadap Pergeseran Makna Kata dalam Bahasa Indonesia. Jurnal Motivasi Pendidikan Dan Bahasa, 2(4), 149–159. https://doi.org/10.59581/jmpb-widyakarya.v2i4.4324

Hervansyah, G. H., Purwanto, E., Pratama, R. P., Saputra, N. B., & Rifai, R. (2025). Digitalisasi Tradisi Budaya melalui Platform Media Baru. Interaction Communication Studies Journal, 2(2), 8. https://doi.org/10.47134/interaction.v2i2.4283

Hijrah, N., Rialni, D. A. P., Maysarah, M., Sari, Y., & Adisaputera, A. (2024). Pergeseran Makna dan Ekspresi Identitas Penggunaan Bahasa Gaul di Media Sosial. Narasi: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, Dan Pengajarannya, 2(1), 93–100. https://doi.org/10.30762/narasi.v2i1.3053

Juwindah, Yusmah, Nurlaelah, & Rasyid, R. E. (2025). Studi Semiotika Roland Barthes Pada Film “12 Certa Glen Anggara.” Jurnal Ilmu Humaniora, 09(01), 77–102. https://online-journal.unja.ac.id/index.php/titian

Krisnadi, T. W. (2024). History of Sumba Ikat Weaving: Reflection of Sumba’s Cultural Identity Towards Creative Industry. HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah, 13(2), 657–666. https://doi.org/10.24127/hj.v13i2.11248

Latumanuwy, B. F., & Sukendro, G. G. (2025). Representasi Identitas Kota Musik Dunia dalam Film Dokumenter “ Nada Nusantara Ambon ". 837–844.

Marantika, E. R., Agustin, V. F., Mundi, R. C., & Ginanjar, B. (2025). Pergeseran Makna pada Kosakata Berunsur Fenomena Alam dan Bencana Alam di Media Sosial X: Kajian Semantik. Linguistik Indonesia, 43(2), 347–359. https://doi.org/10.26499/li.v43i2.731

Ndamunamu, M. (2024). Representasi Semangat Ecofeminisme dalam Pembuatan Tenun Ikat Sumba Timur. Jurnal Mentawai Amahu, 1(1).

Ni’am, S., Puspitasari, E., & Hariyadi, H. (2024). Pergeseran Makna Sesajen dalam Tradisi Sedekah Bumi di Desa Pekuncen, Kecamatan Jatilawang, Kabupaten Banyumas. Innovative: Journal Of Social Science Research, 4(1), 1127.

Nugraha, R. K., Novandi, T., Wardhana, W. A., & Bagus, G. (2022). Analisis Strategi Pengembangan Kain Tenun Ikat Sumba oleh Pelaku Kriya dan Komunitas Strategy Analysis of Sumba Ikat Woven Fabric Development by Craftsmen and Community. Nugraha, R. K., Novandi, T., Wardhana, W. A., Sembodho, G. B., & Santoso, S. (2022). Analisis Strategi Pengembangan Kain Tenun Ikat Sumba Oleh Pelaku Kriya Dan Komunitas. Jurnal Pengabdian Seni, 3(1), 73-82., 73–82.

Salsabila, G. P., Sarasati, F., Olivia, H., Sudarsono, A. B., & Latief, A. (2024). Pergeseran Makna Tradisi Baritan Pada Masyarakat Di Kecamatan Bangodua Indramayu. Jurnal Public Relations (J-PR), 5(2), 14–21. https://doi.org/10.31294/jpr.v5i2.5175

Sugiyono, P. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: CV Alfabeta.

Tobu, S. B. M., Duka, Y. H. D., Nono, A. L., & Prasetyo, J. A. (2023). Tenun Ikat Sumba Timur: Kesetaraan Gender dalam Pelestarian Warisan Budaya. Jurnal Kajian Gender Dan Anak, 7(2), 82–96. http://jurnal.iain-padangsidimpuan.ac.id/index.php/JurnalGender/indexDOI:http://dx.doi.org/10.24952/gender.v7i2.8334%0Ahttp://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/

Wahyuningsih, F. L., Studi, P., Komunikasi, I., Komunikasi, F., Informatika, D. A. N., & Surakarta, U. M. (2022). PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL YOUTUBE DAN INSTAGRAM SEBAGAI SARANA PELESTARIAN BUDAYA DAN PROMOSI PARIWISATA KRATON JOGJA.

Yansah, S., Adde, E., Solihin, M., & Cholis, N. (2025). Narasi Digital dan Dialog Antargenerasi : Strategi Pelestarian Budaya Lokal di Era Media Sosial. 10(2), 504–513.

Downloads

Published

2026-05-29

Issue

Section

Articles