Pembentukan Opini Publik pada Fenomena #KaburAjaDulu di TikTok: Analisis Teori Ruang Publik Habermas
Keywords:
Pembentukan Opini Publik, TikTok, #KaburAjaDulu, Ruang Publik Digital, HabermasAbstract
Fenomena tagar #KaburAjaDulu menjadi salah satu isu yang ramai diperbincangkan di media sosial, khususnya TikTok. Fenomena ini berkembang sebagai bentuk ekspresi dan kritik generasi muda terhadap berbagai kondisi sosial, ekonomi, dan politik di Indonesia. Melalui konten dan kolom komentar, pengguna TikTok tidak hanya menyampaikan pendapat, tetapi juga membangun diskusi yang berkontribusi terhadap pembentukan opini publik di ruang digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pembentukan opini publik pada fenomena #KaburAjaDulu di TikTok melalui perspektif Teori Ruang Publik Habermas. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode netnografi. Data penelitian diperoleh melalui observasi terhadap konten, caption, dan komentar pengguna pada akun TikTok @Gerald Vincent yang membahas fenomena #KaburAjaDulu. Data kemudian dianalisis menggunakan analisis wacana dan didukung oleh studi pustaka yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolom komentar TikTok menjadi ruang publik digital yang memungkinkan pengguna menyampaikan kritik, aspirasi, pengalaman, serta pandangan mengenai kondisi sosial di Indonesia. Interaksi yang terjadi memperlihatkan adanya proses pertukaran gagasan yang membentuk opini publik, baik yang mendukung maupun menolak narasi #KaburAjaDulu. Temuan penelitian juga menunjukkan bahwa TikTok tidak hanya berfungsi sebagai media hiburan, tetapi telah berkembang menjadi ruang diskusi publik yang memungkinkan masyarakat berpartisipasi dalam pembentukan opini di era digital. Oleh karena itu, fenomena #KaburAjaDulu menunjukkan bagaimana media sosial dapat berperan sebagai ruang publik digital dalam proses pembentukan opini publik.
References
Akhyar, A. M. (2026). TikTok sebagai Arena Demokrasi Digital dalam Pembentukan Opini Publik. 4(1), 377–396. https://doi.org/10.37680/ssa.9614
Badan Pusat Statistik. (2026, 4 Mei). Keadaan Ketenagakerjaan Indonesia Februari 2026. Berita Resmi Statistik BPS. https://bps.go.id
Dewi, N. K. I. F. K., & Intentilia, A. A. M. (2025). JURNAL MEDIA INFORMATIKA [JUMIN] Media Sosial TikTok dan Fenomena #KaburAjaDulu: Perspektif Generasi Z Terhadap Nasionalisme. Jurnal Media Informatika, 6(6), 2904–2910.
DataReportal. (2026). Digital 2026 Global Overview Report. https://datareportal.com
Fitriani, Y. (2017). Analisis pemanfaatan berbagai media sosial sebagai sarana penyebaran informasi bagi masyarakat. Jurnal Khatulistiwa Informatika, 19(2), 148-152.
Rizkiyah, I. D. (2025). Interaksi Manusia sebagai Makhluk Sosial dalam Ruang Publik menurut Jürgen Habermas: Studi Kasus Pameran Metamorfosart 6. Abstrak: Jurnal Kajian Ilmu Seni, Media Dan Desain, 2(4), 23-32.
Indrawan, Jerry, E., & Ilmar, A. (2018). Kehadiran Media Baru (New Media) Dalam Proses Komunikasi Politik. Medium, 8(1), 11–17.
Muflihah, I. M., & Purwanto, D. (2024). Generation Z’s Engagement in Palestine Advocacy on TikTok. Santhet (Jurnal Sejarah Pendidikan Dan Humaniora), 8(2), 2406-2416.
Pramungkas, P. R. (2020). Peran Humas Pembentuk Opini Publik Dalam Upaya Pencitraan Lembaga Pendidikan. Kelola: Journal of Islamic Education Management, 5(1), 1–14. https://doi.org/10.24256/kelola.v5i1.1411
Ramlan, A. F., Mustofa, M. U., Suhaini, Z. I., Azizi, N. Q. S., Mohd Norizam, W.
A. H., & Solihah, R. (2025). Meninjau Kembali Ruang Publik: Tinjauan Literatur Tentang Media Sosial Dan Pembentukan Agenda Politik Melalui Lensa Habermas. Sosioglobal : Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Sosiologi, 9(2), 201–210. https://doi.org/10.24198/jsg.v9i2.62982
Ramdani, H., Fauziah, R. A., Aeni, S. N., & Abdullah, M. N. A. (2026). Pengangguran Lulusan Sma, Smk, dan Perguruan Tinggi di Indonesia dalam Era Bonus Demografi: Peluang yang Terabaikan Atau Beban Demografi Baru?. Arus Jurnal Sosial Dan Humaniora, 6(1), 705-725.
Sabrina, G. R., & Vera, N. (2023). Komentar Positif Netizen Terhadap Film’Like & Share’ (Studi Netnografi Akun Instagram @Filmlikeandsahre). Innovative: Journal of Social Science Research, 3(5), 7008–7018.
Saidaturrahmah, S., & Kholil, S. (2023). Dinamika Ruang Publik dan Demokrasi di Era New Media. Ameena Journal, 1(4), 350–358. https://doi.org/10.63732/aij.v1i4.39
Setiawan, F. R. (2024). Peran Media Sosial Sebagai Ruang Publik: Tinjauan Filosofis Gagasan Ruang Publik Jürgen Habermas. Melintas, 39(3), 323–350. https://doi.org/10.26593/mel.v39i3.7826
Supriadi, A. R., Nurhadi, Z. F., & Husnusyifa, A. (2025). Cyberbullying di Media Sosial: Studi Netnografi Komentar Netizen di Akun TikTok @garutupdate_. MUKASI: Jurnal Ilmu Komunikasi, 4(4), 1627–1642. https://doi.org/10.54259/mukasi.v4i4.571
Tumanggor, T., & Sazali, H. (2025). Penggunaan Hashtag #KaburAjaDulu dalam Pembentukan Algoritma Kritik Publik di Media Baru. Jurnal Indonesia : Manajemen Informatika Dan Komunikasi, 6(2), 1353–1362. https://doi.org/10.63447/jimik.v6i2.1425
Yusran, Y., Sultan, M., & Sonni, A. (2025). Krisis Harapan Generasi Muda Dalam Fenomena #Kaburajadulu Di Tiktok: Studi Komunikasi Digital.
Tuturlogi, 6(3), 116–134. https://doi.org/10.21776/ub.tuturlogi.2025.006.03.1
Koswara, A., & Herlina, L. (2025). # KaburAjaDulu: Analisis Fenomena Media Sosial sebagai Ekspresi Kekecewaan Masyarakat terhadap Kondisi Ekonomi, Sosial, dan Keadilan di Indonesia. Jurnal Ilmu Politik Dan Studi Sosial Terapan, 4(1), 96-107




