MEDIA SOSIAL SEBAGAI KANAL KEBUGARAN: KECENDERUNGAN PRAKTIK PUBLIC RELATIONS PADA CITRA PERSONAL AMELIA FRANSISCA
Keywords:
TikTok, Public Relations, , Impression Management, Fitness Influencer, Citra PersonalAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik Public Relations dalam manajemen kesan pada akun TikTok @ameliafransisca sebagai fitness influencer di media sosial. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode analisis isi terhadap 52 video TikTok yang diunggah pada periode Oktober 2023 hingga Maret 2024. Teknik pengambilan sampel dilakukan menggunakan purposive sampling dengan kriteria video yang memiliki minimal 500.000 penayangan. Penelitian ini menggunakan teori Impression Management dari Jones dan Pittman yang terdiri atas lima dimensi, yaitu ingratiation, self-promotion, exemplification, intimidation, dan supplication. Pengumpulan data dilakukan menggunakan coding sheet dan melibatkan dua orang koder. Uji reliabilitas menggunakan rumus Holsti dengan hasil reliabilitas sebesar 0,81 yang menunjukkan bahwa instrumen penelitian reliabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi exemplification menjadi strategi yang paling dominan dengan persentase sebesar 71,15%, diikuti self-promotion sebesar 15,38% dan ingratiation sebesar 13,46%. Sementara itu, dimensi intimidation dan supplication tidak ditemukan dalam konten yang dianalisis. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Amelia Fransisca lebih banyak membangun citra personal melalui konten edukasi olahraga, gaya hidup sehat, motivasi kebugaran, serta komunikasi yang inspiratif kepada audiens. Penelitian ini menunjukkan bahwa TikTok dimanfaatkan sebagai media komunikasi digital untuk membangun citra personal dan menjalankan praktik Public Relations secara personal melalui pengelolaan komunikasi yang konsisten.
References
Abdullah, A. Z., Nurmiarani, M., & Sadjijo, P. (2024). Transformasi media sosial dalam praktik public relations: Tinjauan literatur. Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial (JUPENDIS), 2(4), 251–260. https://doi.org/10.54066/jupendis.v2i4.2268
Budiarti, N. W., & Dewi, K. (2023). Personal branding di media digital pada akun TikTok @dailyjour. Jurnal Penelitian Inovatif, 3(3), 537–544. https://doi.org/10.54082/jupin.207
Cutlip, S. M., Center, A. H., & Broom, G. M. (2019). Effective public relations (11th ed.). Pearson Education.
Djeke, S. C., & Paramita, S. (2024). Digital personal branding konten kreator penyiar melalui TikTok. Koneksi, 8(1), 1–8. https://doi.org/10.24912/kn.v8i1.21632
Eriyanto. (2011). Analisis isi: Pengantar metodologi untuk penelitian ilmu komunikasi dan ilmu-ilmu sosial lainnya. Kencana.
Goffman, E. (1959). The presentation of self in everyday life. Doubleday.
Jones, E. E., & Pittman, T. S. (1982). Toward a general theory of strategic self-presentation. In J. Suls (Ed.), Psychological perspectives on the self (Vol. 1, pp. 231–262). Lawrence Erlbaum Associates.
Littlejohn, S. W., Foss, K. A., & Oetzel, J. G. (2021). Theories of human communication (12th ed.). Waveland Press.
Octavianus, A., & Oktavianti, R. (2022). Personal branding influencer pada media sosial TikTok (Studi kasus pada akun @veliaveve). Koneksi, 6(2), 398–407. https://doi.org/10.24912/kn.v6i2.15779
Romadhan, M. I., & Pradana, H. B. (2021). Manajemen kesan pelaku budaya musik saronen dalam mempertahankan eksistensi di masa pandemi. Representamen. https://jurnal.untag-sby.ac.id/index.php/representamen/article/view/5123
Seitel, F. P. (2020). The practice of public relations (14th ed.). Pearson.




