Edukasi Gaya Hidup Sehat Tanpa Rokok sebagai Upaya Peningkatan Kesadaran Masyarakat
Keywords:
Edukasi Kesehatan, Gaya Hidup Sehat, Pengabdian Masyarakat, Literasi KesehatanAbstract
Merokok merupakan perilaku berisiko yang masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat karena dampaknya yang luas terhadap kesehatan individu dan lingkungan. Tingginya prevalensi perokok menunjukkan perlunya upaya preventif melalui kegiatan edukasi kesehatan yang kontekstual dan dekat dengan kehidupan masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai bahaya merokok serta mendorong penerapan gaya hidup sehat tanpa rokok. Kegiatan dilaksanakan di lokasi tongkrongan masyarakat sebagai ruang publik informal yang sering menjadi tempat interaksi sosial dan aktivitas merokok. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan kesehatan dan diskusi interaktif dengan pendekatan edukatif dan partisipatif, didukung oleh media poster dan leaflet. Sasaran kegiatan adalah masyarakat yang beraktivitas di tempat tongkrongan, baik perokok aktif maupun individu yang terpapar asap rokok. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai dampak negatif merokok serta munculnya kesadaran untuk mengurangi kebiasaan merokok, khususnya di ruang publik. Kegiatan ini berkontribusi dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat dan memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai program edukasi berkelanjutan guna mendukung pemberdayaan masyarakat dan penerapan gaya hidup sehat.
References
Asma, S., Astuti, I., & Pratama, R. (2015). Dampak perilaku merokok terhadap kejadian penyakit tidak menular di Indonesia. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional, 9(3), 215–222.
Hasanah, U., & Hayati, N. (2022). Edukasi kesehatan tentang bahaya merokok terhadap perubahan perilaku masyarakat. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 17(2), 123–130.
Hidayati, R., Prasetyo, A., & Lestari, D. (2024). Peningkatan literasi kesehatan sebagai upaya pencegahan perilaku merokok. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 19(1), 45–53.
Julaecha, J., & Wuryandari, A. (2021). Perilaku merokok dan risiko penyakit tidak menular pada usia dewasa. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 12(2), 89–97.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Prevalensi dan karakteristik perokok di Indonesia. Buletin Penelitian Kesehatan, 46(3), 183–190.
Muthiah, N., Indraswari, R., & Sujatmiko, B. (2019). Hubungan kebiasaan merokok dengan gangguan sistem pernapasan. Jurnal Kedokteran Diponegoro, 8(1), 67–74.
Nisa, K., Rahman, F., & Putri, S. (2025). Pengaruh edukasi kesehatan terhadap pengetahuan dan sikap berhenti merokok. Jurnal Ilmu Kesehatan, 10(1), 1–8.
Rea, T., & Leung, J. (2018). Merokok sebagai faktor risiko penyakit paru dan kardiovaskular. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 17(2), 101–108.
Riset Kesehatan Dasar. (2013). Perilaku merokok penduduk Indonesia. Buletin Penelitian Sistem Kesehatan, 16(4), 345–352.
Wahyuni, S., & Nugroho, A. (2020). Penyuluhan bahaya merokok sebagai upaya peningkatan kesadaran hidup sehat. Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat, 4(2), 55–62.
Unduh Template Jurnal
Mendeley