Eksplorisasi Peluang Usaha Kuliner Omotenashi Bites Pada Bazar Kampung Jepang Surabaya
Keywords:
KKampung Jelita (Jepang-Bali), Peluang Usaha, Kewirausahaan, Omotenashi, Masyarakat Berkelanjutan.Abstract
Salah satu kampung tematik yang dibangun oleh Pemerintah Kota Surabaya adalah Kampung Jelita (Jepang-Bali) Surabaya. Itu dibangun pada tahun 2017 di RT 05, RW 1, Kelurahan Banjarsugihan, Kecamatan Tandes, Kota Surabaya. Kampung ini menggabungkan gaya Jepang dan Bali dengan lampion, patung pura, dan bunga sakura buatan. Kampung jelita menggabungkan pelestarian lingkungan dengan pembangunan ekonomi lokal dan memperkuat budaya lokal. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk (1) mencari peluang usaha; dan (2) menerapkan kewirausahaan kuliner. Kami menggunakan pendekatan partisipasif, yaitu kami berpartisipasi dalam program bazar Kampung Jelita dengan menggunakan Omotenashi, budaya Jepang, untuk pelayanan dan keramahtamahan. Kami menjual berbagai produk asli Indonesia, seperti risol mayo, risol matcha, risol cokelat, cireng kuah creamy, dan sodafizz. Diharapkan bahwa kegiatan ini akan membuat Kampung Jelita (Jepang-Bali) lebih dikenal dan berdampak pada masyarakat yang berkelanjutan. Selain itu, mendorong para ibu rumah tangga untuk bekerja untuk industri online, yang memberikan daya tarik bagi pengunjung dan wisatawan. Tujuannya adalah untuk meningkatkan pendapat Kampung Jelita (Jepang-Bali) dengan memberikan dampak positif dan mendorong ekonomi masyarakat.
References
Aisyahrani, A. (2024). Peran Kewirausahaan dalam meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat. 2(1), 18–26.
Andriyani, N. K. (2024). Meningkatkan Potensi Wisata ( Wethan Wonderland ) Melalui Strategi. 4, 80–84.
Desain, J., Visual, K., & Makassar, U. N. (2024). PERAN WARNA DALAM MENINGKATKAN DAYA TARIK VISUAL. 3(April), 126–134.
Hilman, M., & Wahed, M. (2022). Pengembangan kampung wisata tematik sebagai instrumen penguatan ekonomi kreatif di kota surabaya. 3(2), 75–91.
Senaen, W. M., & Casmiwati, D. (2025). Pemberdayaan Masyarakat Kampung Jepang Manukan dalam Perspektif ACTORS Empowerment of the Manukan Japanese Village Community in the Perspective of ACTORS. 7(2), 357–366. https://doi.org/10.31289/jipikom.v7i2.6354
Sinari, T., Lilianti, E., & Arifin, A. (2022). Usaha Kuliner Sebagai Penggerak UMKM Pada Masa Pandemi Covid 19. 65–74.
Tumurang, M. (2024). Metodologi Penelitian.
Vebryna, E. N., Damayanti, K. S., Sari, P. R., & Rining, E. (2025). Partisipasi Gen Z Pada Pengembangan Kampung Wisata Jelita ( Jepang Bali Kita ) Banjar Sugihan , Kecamatan Tandes , Surabaya. 4(5), 8154–8163.
Wijayanti, W. N., & Saifudin, A. (2021). Implementation of Omotenashi in Japanese Ryokan.
Zr, J., Munadia, K., As, S., Lubis, Z., & Keling, M. (2023). Peluang Usaha Sebagai Kreativitas Mahasiswa Untuk Berwirausaha. 2(3).
Unduh Template Jurnal
Mendeley