Greenlicious Bazaar Kampung Jepang sebagai Media Pembelajaran Wirausaha Berbasis Proyek

Authors

  • M. Abdulloh Zakka N. C Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  • Lausia Riyu Mafada Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  • Fifi Syaharani Yahya Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  • Aulia Rahmah Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  • Beryl Lintang Isyaura Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  • Awin Mulyati Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Keywords:

Kewirausahaan, Greenlicious Bazaar, Pengabdian Masyarakat, Kampung Jepang

Abstract

Rendahnya pengalaman praktis dalam berwirausaha pada mahasiswa menjadi latar belakang diselenggarakannya kegiatan pengabdian kepada masyarakat berbasis proyek greenlicious bazaar kampung jepang. Proyek ini bertujuan memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa dalam menjalankan siklus usaha secara langsung, sekaligus memberikan kontribusi ekonomi kreatif bagi masyarakat sekitar. Metode yang digunakan adalah experiential learning melalui tahapan persiapan, pelaksanaan bazaar, dan evaluasi hasil kegiatan. Sasaran kegiatan adalah mahasiswa Program Studi Administrasi Bisnis Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya serta masyarakat pengunjung kawasan wisata Kampung Jepang Surabaya. Hasil kegiatan menunjukkan mahasiswa mampu menjalankan proses bisnis mulai dari perencanaan produk, produksi, pemasaran, hingga pencatatan keuangan sederhana, dengan total pendapatan Rp720.000 dari penjualan Es Kuwut dan Garlic Cheese Bread. Mahasiswa juga mengalami peningkatan kepercayaan diri, kemampuan komunikasi pemasaran, dan keterampilan kerja sama tim. Bagi masyarakat, kegiatan ini menambah variasi kuliner kreatif dan mendukung suasana kawasan wisata. Disimpulkan bahwa model bazaar kewirausahaan terbukti efektif sebagai sarana pembelajaran berbasis pengalaman sekaligus wujud nyata pengabdian perguruan tinggi kepada masyarakat yang berkelanjutan

References

Anwar, M. (2022). Pembelajaran Kewirausahaan Berbasis Experiential Learning di Perguruan Tinggi. Jurnal Pendidikan dan Kewirausahaan, 10(2), 415-428.

Badan Pusat Statistik. (2024). Keadaan Ketenagakerjaan Indonesia Februari 2024. BPSRI.

Kolb, D. A. (1984). Experiential Learning: Experience as the Source of Learning and Development. Prentice-Hall.

Mufahamah, S. (2023). Peningkatan Kompetensi Kewirausahaan Mahasiswa melalui Kegiatan Bazaar Terstruktur. Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 7(1),89-98.

Purwana, D., Rahmi, & Wibowo, A. (2018). Pemanfaatan Business Bazaar sebagai Media Pembelajaran Praktis Kewirausahaan. Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Bisnis, 6(2),112-123.

Rusdiyana, E., & Joharudin, A. (2020). Model Penilaian Berbasis Proyek (Project-Based Assessment) dalam Mengembangkan Jiwa Wirausaha Mahasiswa. Jurnal Pendidikan Vokasi, 10(3), 295-306.

Septiana, R., Wardani, D. K., & Muliasari, D. (2023). Eksplorasi Pasar Nyata: Metode Komprehensif Pembentukan Kecakapan Bisnis Mahasiswa. Jurnal Manajemen Kewirausahaan, 20(1), 45-56.

Suryana. (2014). Kewirausahaan: Pedoman Praktis, Tantangan dan Proses (Edisi 4). Salemba Empat.

Tania, A., & Handayani, S. (2024). Bazar Inovasi sebagai Sarana Menumbuhkan Mentalitas Wirausaha dan Kreativitas Mahasiswa. Jurnal Riset Bisnis dan Manajemen,17(2), 134-145.

Wardana, L. W., Narmaditya, B. S., Wibowo, A., & Mahendra, A. M. (2020). The Impact of Entrepreneurship Education on Entrepreneurial Intention: The Mediating Role of Entrepreneurial Mindset. International Journal of Evaluation and Research in Education,9(3), 567-574.

Downloads

Published

2026-08-03