Pemberdayaan UMKM Kuliner "Incess Corner" di Kawasan Manukan Kampung Jepang Melalui Pendampingan Digital Marketing dan Visual Branding
Keywords:
Incess Corner, Kampung Jepang, Kuliner, Pemasaran Digital, UMKMAbstract
Perkembangan UMKM kuliner di kawasan Manukan Kampung Jepang, Surabaya, menghadapi tantangan ketatnya kompetisi dan keterbatasan jangkauan pasar lokal. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing stan kuliner "Inces Corner" melalui optimalisasi *digital marketing* dan pembenahan *visual branding*. Metode yang digunakan meliputi survei awal, pelatihan pembuatan konten kreatif, serta pendampingan langsung dalam pengelolaan media sosial dan estetika penataan produk. Sasaran kegiatan adalah pemilik dan pengelola stan Inces Corner. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada aspek pengetahuan pemasaran digital sebesar 85% dan keterampilan pengelolaan konten visual. Implementasi identitas visual baru berhasil memperluas jangkauan pasar digital dan meningkatkan omset penjualan mingguan mitra sebesar 20%. Kesimpulan dari program ini menegaskan bahwa sinergi pendampingan berkelanjutan dan adaptasi teknologi visual digital menjadi pilar utama dalam memperkuat kemandirian ekonomi serta keberlanjutan usaha mikro di sektor kuliner urban.
References
Lestari, S. (2022). Strategi komunikasi pemasaran visual pada pelaku usaha street food di era urban. Jurnal Ilmu Komunikasi dan Media, 14(2), 115-128.
Pradana, A., Rahmawati, E., & Setiawan, B. (2021). Literasi digital dan adaptasi teknologi bagi usaha mikro di kawasan padat perkotaan. Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 5(3), 341-352.
Sari, D. P., & Wijaya, K. (2023). Pengaruh estetika konten instagram terhadap brand awareness produk kuliner lokal. Jurnal Manajemen Pemasaran Modern, 11(1), 45-59.
Wahyudi, T. (2022). Digital Marketing untuk UMKM: Teori, Konsep, dan Aplikasi Praktis. Penerbit Buku Ekonomi Kreatif
Unduh Template Jurnal
Mendeley