Penguatan Ekonomi Kreatif Lokal Surabaya melalui Inovasi Kuliner Fusion Yabai Dimsum
Keywords:
Ekonomi Kreatif, Kuliner Fusion, Komunikasi Pemasaran, Kewirausahaan, SurabayaAbstract
Sektor ekonomi kreatif bidang kuliner di Surabaya tumbuh pesat seiring perubahan gaya hidup generasi muda yang menyukai produk praktis, terjangkau, dan layak dibagikan di media sosial. Namun pelaku usaha muda kerap menghadapi keterbatasan dalam berinovasi produk dan menyusun strategi komunikasi pemasaran yang efektif. Kegiatan pengabdian ini bertujuan menguatkan ekosistem ekonomi kreatif lokal melalui penerapan inovasi kuliner fusion dan strategi komunikasi pemasaran digital. Metode yang digunakan meliputi survei pasar terhadap 31 responden, perancangan produk berbasis Value Proposition Design, serta pelaksanaan launching event sebagai sarana edukasi dan promosi. Kegiatan dilaksanakan di Kampung Jepang Surabaya pada 13 Juni 2026 dengan sasaran remaja dan mahasiswa. Hasil kegiatan menunjukkan seluruh target penjualan 40 porsi, disertai peningkatan keterlibatan konsumen muda melalui konten digital dan jasa foto keliling. Kegiatan ini berkontribusi pada penguatan ekonomi kreatif lokal, peningkatan keterampilan kewirausahaan mahasiswa, dan pemanfaatan kearifan lokal Surabaya sebagai identitas produk.
References
Arivetullatif, A., & Ardina, G. (2022). Strategi pengembangan usaha kecil dan menengah berbasis ekonomi kreatif di Kota Pariaman. Ensiklopedia of Journal, 4(4), 364–371.
Azwina, R., Atika, A., & Dharma, B. (2023). Peran ekonomi kreatif terhadap penyerapan tenaga kerja dan peningkatan pendapatan pelaku industri kreatif dalam perspektif ekonomi Islam di Kota Medan. Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah, 5(6), 3680–3699.
Christina, S. R., & Rahayudi. (2021). Inovasi dan daya saing UMKM di era new normal: Dari triple helix model ke quadruple helix model. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, 9(2), 112–123.
Halim, A. (2020). Pengaruh pertumbuhan usaha mikro, kecil dan menengah terhadap pertumbuhan ekonomi Kabupaten Mamuju. Jurnal Ilmiah Ekonomi Pembangunan, 1(2), 157–172.
Helmi, B., Heriwibowo, D., & Sumbawa, U. T. (2022). Analisis inovasi pelaku UMKM dalam meningkatkan daya saing: Studi kasus pada CV Karya Iwin Insani dan CV Organic Lombok. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 10(1), 139–150.
Khalik, M. H., & Nugroho, B. A. (2022). Pengembangan UMKM kuliner di era digitalisasi sebagai upaya peningkatan ekonomi kreatif. Ruhui Rahayu: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 1(2), 111–116. https://doi.org/10.30872/ruhuirahayu.v1i2.47
Kurniawan, B. (2024). Pelatihan UMKM makanan kemasan kering di Ungaran Kabupaten Semarang. SABAJAYA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 2(1), 45–52.
Mukhtar, N. A. (2021). Strategi pengembangan usaha mikro dan menengah berbasis ekonomi kreatif bidang kuliner di Kota Palopo. Jurnal Penelitian, 5(1), 24–54.
Mursalini, W. I., & Ermalina, L. (2021). Dampak rekan kerja dan dukungan sosial terhadap kreativitas karyawan UMKM di Kota Solok. Jurnal Advance, 15(2), 22–33.
Nirwana, I., Yeni, A., & Putra, R. A. (2024). Strategi inovasi UMKM: Bidang kuliner berbasis ekonomi kreatif. Jurnal Menara Ekonomi: Penelitian dan Kajian Ilmiah Bidang Ekonomi, 10(2), 1–12.
Osterwalder, A., Pigneur, Y., Bernarda, G., & Smith, A. (2015). Value proposition design: How to create products and services customers want. John Wiley & Sons.
Putra, R. A., Narah, R., & Yeni, A. (2024). Studi kasus usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) industri kerupuk dan sejenisnya di Kota Solok: Peningkatan kualitas SDM dan inovasi produk untuk pengembangan usaha. Serat Acitya: Jurnal Ilmiah UNTAG Semarang, 13(2), 1–17.
Pratiwi, P. A., & Rohmi, P. K. (2026). STRATEGI ADAPTASI UMKM KULINER HALAL DALAM MENGHADAPI PERUBAHAN POLA KONSUMSI GENERASI Z: STUDI KASUS PADA OUTLET DIMSUM DI JEMBER. Jurnal Media Akademik (JMA), 4(6).
Unduh Template Jurnal
Mendeley