Pengembangan Produk Tacolito Sebagai Inovasi Makanan Viral Dengan Cita Rasa Lokal
Keywords:
Tacolito, Inovasi Kuliner, Makanan Viral, Fusion Food, Cita Rasa LokalAbstract
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya tren kuliner viral di kalangan generasi muda, khususnya di kawasan Kampung Jepang Surabaya, yang membuka peluang pengembangan produk inovatif berbasis cita rasa lokal. Tujuan kegiatan adalah mengembangkan dan memperkenalkan produk Tacolito—inovasi kuliner fusion yang memadukan nori (rumput laut kering Jepang) sebagai kulit taco dengan isian ayam suwir bumbu daun jeruk khas Indonesia—kepada masyarakat sasaran. Metode yang digunakan meliputi survei pasar terhadap 101 responden, pengembangan prototipe produk melalui serangkaian uji coba rasa dan tampilan, serta penjualan langsung pada kegiatan bazar di Kampung Jepang Surabaya. Sasaran kegiatan adalah mahasiswa dan generasi Z usia 17–26 tahun yang aktif menggunakan media sosial. Hasil kegiatan menunjukkan tingkat penerimaan masyarakat terhadap inovasi produk mencapai rata-rata 70,2% respons positif, dengan 75% responden mendukung konsep fusion kuliner Jepang-Indonesia, dan 87% menyatakan ketertarikan terhadap strategi penawaran bundling. Produk Tacolito terbukti mampu memenuhi kebutuhan konsumen akan makanan inovatif yang menarik secara visual, terjangkau, dan sesuai selera lokal. Kegiatan ini berkontribusi pada pemberdayaan wirausaha mahasiswa serta pengembangan produk UMKM kuliner berbasis inovasi yang berkelanjutan.
References
Bakti, I. G. N. S., & Rakhmawati, T. (2020). The cloud-like culinary trend: How visual aesthetics and experience economy drive youth consumption in urban Indonesia. Journal of Foodservice Business Research, 23(4), 312–329.
Fadilah, N., & Wijaya, A. (2023). Strategi pemberdayaan UMKM melalui digital branding dan diversifikasi produk berbasis kemitraan lokal. Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 7(1), 89–102.
Handayani, S., & Pratama, R. (2021). Penerapan entrepreneurship-based participatory approach dalam menumbuhkan jiwa wirausaha mahasiswa melalui program pengabdian masyarakat. Jurnal Pendidikan Kewirausahaan Indonesia, 4(2), 115–128.
Kurniawan, D., & Sari, L. P. (2024). Analisis customer experience dan user-generated content (UGC) sebagai strategi pemasaran tidak langsung pada bisnis minuman instagramable. Jurnal Riset Pemasaran Modern, 12(2), 77–88.
Lestari, P., & Nugroho, S. (2019). Peran inovasi produk dan keunikan visual (unique selling proposition) dalam meningkatkan daya saing kuliner lokal. Jurnal Administrasi Niaga dan Bisnis, 15(2), 143–156.
Putri, A. R., & Sulistyowati, E. (2025). Dampak experiential marketing dan estetika produk kuliner terhadap kepuasan konsumen generasi Z. Jurnal Teori dan Perilaku Konsumen, 3(1), 45–59.
Ramadhan, M. F., & Hidayat, R. (2023). Standardisasi SOP produksi dan pengelolaan media sosial untuk keberlanjutan usaha mikro mahasiswa. Jurnal Inovasi dan Kewirausahaan, 8(3), 201–214.
Setiawan, B., & Utami, M. T. (2021). Menggagas jiwa entrepreneur mahasiswa melalui kolaborasi dengan desa wisata: Studi kasus pengembangan produk kreatif. Jurnal Pengabdian Kemitraan Masyarakat, 5(2), 160–173.
Wibowo, S., & Saputra, H. (2022). Strategi digital branding bagi pelaku UMKM di destinasi wisata kreatif: Pendekatan visual dan konten media sosial. Jurnal Komunikasi Pemasaran, 14(1), 34–48.
Unduh Template Jurnal
Mendeley