Harmony in Every Bite: Komunikasi Budaya melalui Inovasi Dorayaki Fruit Sando pada Event Kampung Jepang
Keywords:
Komunikasi budaya, Inovasi kuliner, Harmony in Every Bite, Dorayaki Fruit Sando, Event Kampung JepangAbstract
Perkembangan globalisasi mendorong terjadinya interaksi budaya yang semakin luas, salah satunya melalui penyelenggaraan festival budaya dan inovasi di bidang kuliner. Kuliner tidak hanya sebagai kebutuhan tetapi juga menjadi media komunikasi budaya yang memperkenalkan nilai dan identitas suatu bangsa kepada masyarakat. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan konsep Harmony in Every Bite melalui inovasi Dorayaki Fruit Sando pada Event Kampung Jepang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, dokumentasi, dan hasil pelaksanaan kegiatan. Produk ini tidak hanya menawarkan cita rasa yang unik, tetapi menjadi sarana memperkenalkan antarbudaya yaitu Negara Indonesia dan Jepang. Dengan konsep Harmony in Every Bite membuktikan bahwa inovasi kuliner memiliki potensi sebagai media komunikasi budaya dan juga memberikan pengembangan kreatif produk berbasis budaya.
References
Afifi, R. &. (2020). Implementasi Model Pembelajaran Berbasis Proyek Dalam Praktikum untuk Meningkatkan Intensi Berwirausaha Mahasiswa. . Quagga: Jurnal Pendidikan dan Biologi, 12(1),, 17-23.
Apriliani, A. W. (2026). PERAN KOMUNIKASI ANTARBUDAYA DALAM DIPLOMASI PUBLIK: STUDI KASUS HUBUNGAN INDONESIA–JEPANG. RELASI: Jurnal Penelitian Komunikasi (e-ISSN: 2807-6818), 6(01), 29-43.
Bening, I. (2026, Juni 14). HARIAN DISWAY. Retrieved from Diversum Synergasia 3.0, Sinergi Mahasiswa Untag dan Kampung Jebal Gairahkan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif: https://harian.disway.id/read/952086/diversum-synergasia-30-sinergi-mahasiswa-untag-dan-kampung-jebal-gairahkan-pariwisata-dan-ekonomi-kreatif
Dua, F. M. (2025). PERAN MAKANAN TRADISIONAL DALAM MEMPERTAHANKAN IDENTITAS BUDAYA DI ERA GLOBALISASI. . Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(04), 336-347.
Fatimah, R. &. (2025). Fenomena Kuliner Jepang di Indonesia: Antara Tren, Budaya, dan Adaptasi. KIRYOKU, 9(2), 396-409.
Kuantitatif, P. P. (2016). Metode penelitian kuantitatif kualitatif dan R&D. Alfabeta, Bandung.
Nadra, N. M. (2025). Traditional cuisine as a social symbol: A socio-cultural analysis of the collective identity of Indonesian society. Journal of Commerce, Management, and Tourism Studies, 4(3), 460-473.
pustakalewi. (2026, Juni 13). Retrieved from Estetika Menjual: Peran Kreativias Hiasan Tenant Mahasiswa Entrepreneurship Komunikasi di Kampung Jepang: https://www.pustakalewi.com/estetika-menjual-peran-kreativias-hiasan-tenant-mahasiswa-entrepreneurship-komunikasi-di-kampung-jepang/
Sihabudin, H. A. (2022). Komunikasi antarbudaya: Satu perspektif multidimensi. Bumi Aksara.
yudha. (2026, Juni 14). NETRALNEWS.COM. Retrieved from Diversum Synergasia 2026 Untag Surabaya Meriahkan Kampung Jepang Bali: https://www.netralnews.com/diversum-synergasia-2026-untag-surabaya-meriahkan-kampung-jepang-bali/VGhYdWFmdE5LV2pHNWFSazQ2dGJOQT09
Unduh Template Jurnal
Mendeley