Jelly Rush dalam Praktikum Entrepreneurship Komunikasi

Authors

  • Lucky Dharmawan Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  • Andra Ary Kristanto Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  • Ferdiansyah Surya Darmawan Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  • Achmad Rio Ardiansah Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  • Salvinia Hawaida Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  • Febrian Faris Rizkianto Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  • Josephine Maharani Virgiawan Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  • Moch. Magnus Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  • M. Yudha Wiratama Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  • Tommy Rizqi A.P Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  • Novan Andrianto Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Keywords:

Jelly Rush, entrepreneurship komunikasi, promosi, media sosial, pengalaman konsumen

Abstract

Penulisan ini membahas Jelly Rush se-bagai usaha kecil dalam praktikum entre-preneurship komunikasi yang dikem-bangkan dengan konsep jualan jelly all you can take selama satu menit. Tujuan penulisan ini adalah menjelaskan konsep usaha, menganalisis daya tarik produk, dan melihat peran komunikasi dalam membangun minat konsumen. Kegiatan praktikum dilakukan di Kampung Jepang Surabaya yang beralamat di Jl. Manukan Lor IV No. 51, RT 5 RW 1, Kelurahan Banjarsugihan, Kecamatan Tandes, Kota Surabaya, Jawa Timur. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan observasi kegiatan dan telaah pustaka dari jurnal yang relevan. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa Jelly Rush memiliki kekuatan pada pengalaman pembelian, tampilan produk, harga yang terjangkau, dan promosi yang cocok me-lalui media sosial. Di sisi lain, usaha ini juga memiliki tantangan pada daya tahan produk, penyimpanan, dan persaingan dengan jajanan lain. Berdasarkan pemba-hasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa Jelly Rush memiliki potensi yang baik se-bagai usaha kreatif selama strategi komu-nikasi dan pemasaran dijalankan dengan tepat.

References

Daniel Christian Lou. (2021). The effect of price, promotion, and packaging towards purchase intention of Stacks Food in Surabaya. Review of Management and Entrepreneurship, 5(2), 75–92.

Fakhrudin Rifai, R. (2024). Strategi pemasaran bisnis kuliner menggunakan influencer melalui media sosial Instagram dan TikTok. J-DBS: Journal of Darunnajah Business School, 1(1), 31–35.

Hidayanti, P., Simanjuntak, M., & Hasanah, N. (2023). Factors affecting financial and non-financial performance of MSMEs through the use of social media. Indonesian Journal of Business and Entrepreneurship, 9(3), 444–456.

Nurqamarani, A. S., Priyanto, A., & Fadilla, S. (2024). Identifying critical success factors for social media marketing adoption in micro and small culinary businesses. Indonesian Journal of Business and Entrepreneurship, 10(3), 675–683.

Tsang, L., Tavitiyaman, P., et al. (2024). Customers’ perception of consumption values of online food delivery towards their satisfaction, purchase intention and switching intention post-COVID-19 pandemic. [journal details unavailable from retrieved snippet].

Wijayanto, G., Pramadewi, A., & Rama, R. (2022). Soft selling marketing communication strategy through Instagram social media to achieve millennials. Eduvest-Journal of Universal Studies, 2(10), 2194–2205.

Downloads

Published

2026-08-03