Co-Creation Experience Berbasis Festival sebagai Media Public Relations dalam Pemberdayaan Ekonomi Kreatif Kampung Wisata Tematik Manukan Surabaya
Keywords:
co-creation experience, festival, public relations, ekonomi kreatif, kampung wisataAbstract
Kampung wisata tematik memerlukan inovasi yang tidak hanya menghadirkan atraksi, tetapi juga melibatkan warga sebagai pencipta pengalaman dan pelaku ekonomi kreatif. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengimplementasikan co-creation experience berbasis festival sebagai media Public Relations untuk memperkuat partisipasi masyarakat, visibilitas destinasi, dan aktivitas ekonomi kreatif di Kampung Jepang Manukan Surabaya. Pendekatan yang digunakan bersifat partisipatif melalui identifikasi kebutuhan, co-design, pendampingan, co-production festival, observasi, dokumentasi, serta evaluasi pretest-posttest. Implementasi diwujudkan melalui Festival Social Preneurship Kampung Jepang Manukan Surabaya. Warga terlibat sebagai panitia pelaksana, pengelola stand bazar, dan penyelenggara lomba cosplay. Festival diikuti sekitar 40 stand dan dihadiri hampir 1.500 pengunjung. Evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman mitra terhadap konsep co-creation, pembagian peran, festival sebagai media Public Relations, perancangan pengalaman kolaboratif, integrasi ekonomi kreatif, dan publikasi digital pada kisaran 80–90%. Program menunjukkan bahwa festival dapat berfungsi sebagai ruang co-creation sekaligus media relasional yang menghubungkan warga, komunitas, pelaku usaha, dan pengunjung dalam penguatan ekonomi kreatif kampung wisata.
References
Aji, G. G., Huda, A. M., Setianingrum, V. M., Indrajayani, G. G., Andriyanto, & Napitupulu, P. A. (2024). Pengembangan inovasi teknologi berbentuk website direktori sebagai upaya branding desa wisata di Jawa Timur. Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK, 20(1), 13–30. https://doi.org/10.33658/jl.v20i1.389
Allesandro, Y. A., Fathinah, A., Nuraini, N., Rahmatika, C., Herawati, I., & Sirait, R. A. (2025). Naming streets after artists strengthens an effort of Bandung creative city branding. PRofesi Humas, 9(2), 176–197. https://doi.org/10.24198/prh.v9i2.50507
Andayani, T. R., Wijayanti, P., & Setyawardhani, D. A. (2024). Peningkatan minat wirausaha para ibu melalui pelatihan pemanfaatan sumberdaya lokal (Studi pada Kelompok Sadar Wisata). Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK, 20(1), 31–40. https://doi.org/10.33658/jl.v20i1.392
Aqshal, M., & Mistriani, N. (2024). Eksplorasi co-creation experience dalam pengembangan nilai tambah produk wisata kreatif: Studi kasus Desa Wisata Kandri, Jawa Tengah. Jurnal Ilmiah Edunomika, 8(3). https://doi.org/10.29040/jie.v8i3.15141
Aryanto, P., Hendarmawan, Hadian, M. S. D., Novianti, E., & Faramitha, S. (2022). Geowisata dan potensi penguatan komunitas pada wisata pasca-tambang Open Pit Nam Salu di Belitung Timur. Jurnal Kawistara, 12(3), 368–385. https://doi.org/10.22146/kawistara.73729
Indrianti, D. T., Ariefianto, L., & Halimi, D. (2019). Pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan desa wisata organik di Kabupaten Bondowoso. Journal of Nonformal Education and Community Empowerment, 3(1), 13–18. https://doi.org/10.15294/jnece.v3i1.31001
Isnaini, R. N., Yuliati, N., & Ariefianto, L. (2023). Community empowerment strategy based on local potential through the Seed Garden Tourism Village Program in Kediri Regency. Indonesian Journal of Adult and Community Education, 5(2), 152–160. https://doi.org/10.17509/ijace.v5i2.67740
Kurniawan, D. T., Fauzan, S., Rozana, K., & Suwanan, A. F. (2021). Pemberdayaan pemuda desa dalam strategi promosi digital pada Desa Ledokombo sebagai desa wisata di Kabupaten Jember. VIVABIO: Jurnal Pengabdian Multidisiplin, 3(1), 1–9. https://doi.org/10.35799/vivabio.3.1.2021.31303
Manafe, Y. D., Andung, P. A., & Ali, M. N. S. (2025). A culture-based public relations perspective on the traditional performing art of “Caci”. PRofesi Humas, 9(2), 155–175. https://doi.org/10.24198/prh.v9i2.58116
Mbulu, Y. P., Rossi, F. N., Erfinda, Y., & Salsabila, A. D. (2023). Analysis of role institutional Hambalang Village in tourism development through community empowerment. Jurnal Pariwisata Pesona, 8(1), 72–82. https://doi.org/10.26905/jpp.v8i1.8468
Mulyasari, R., Maizida, K., & Purwandani, I. (2023). Peran komunitas seni dan budaya dalam pengembangan desa mandiri budaya di Desa Ekowisata Pancoh. Gadjah Mada Journal of Tourism Studies, 5(1), 20–36. https://doi.org/10.22146/gamajts.v5i1.87338
Pangastuti, D. P., Gunadi, I. M. A., & Octavanny, V. (2025). Realitas atau harapan: Co-creation dalam penciptaan pengalaman berkualitas di Desa Wisata Panglipuran, Bali. Gadjah Mada Journal of Tourism Studies, 7(2), 85–98. https://doi.org/10.22146/gamajts.v7i2.104261
Prasetyanto, N. W., Trimo, L., & Setiawan, I. (2023). Community-based tourism issues in Pujon Kidul Tourism Village, Pujon Sub-district, Malang Regency. Jurnal Pariwisata Pesona, 8(1), 119–129. https://doi.org/10.26905/jpp.v8i1.9351
Rachmawati, D., & Fitriyani, L. R. (2024). Community participation in developing Penglipuran Village in Bali as tourism village. Humaniora, 15(1), 1–10. https://doi.org/10.21512/humaniora.v15i1.11007
Sjuchro, D. W., Surachman, A. Y., Nugraha, A. R., & Viannisa, N. (2024). Public relations strategy of Tarumajaya Village in developing promotion and local potentials. Jurnal Kajian Komunikasi, 12(1), 46–59. https://doi.org/10.24198/jkk.v12i1.54738
Suryana, A., Erlandia, D. R., Suminar, J. R., Koswara, I., & Subekti, P. (2024). The effect of multisector integration communication on empowerment in rural areas. Jurnal Kajian Komunikasi, 12(1), 18–31. https://doi.org/10.24198/jkk.v12i1.53785
Swesti, W., Soeprihanto, J., & Widiyastuti, D. (2020). Model pengembangan pariwisata kreatif untuk mencapai keberlanjutan di Desa Wisata Kasongan. Jurnal Kawistara, 10(3), 295–309. https://doi.org/10.22146/kawistara.44157
Widiastuti, R., Richardus, W. N. C., & Budiawan. (2022). Glorifying cultural scapes to conflictual tourismscapes: The dynamics of tourism development in rural Indonesia. E-Journal of Tourism, 9(1), 97–112. https://doi.org/10.24922/eot.v9i1.83518
Yuliza, F., & Pramayoza, D. (2022). Event management of Kurenah Ibuah Festival in Payakumbuh as a domestic tourism alternative during the pandemic: A study of community festival. International Journal of Applied Sciences in Tourism and Events, 6(1), 1–12. https://doi.org/10.31940/ijaste.v6i1.1-12
Yusuf, M., Amirullah, A., & Rusdi, M. (2024). Analysis of community empowerment through the development of potential and marketing of tourism villages. Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Publik, 14(2), 353–364. https://doi.org/10.26858/jiap.v14i2.65833
Unduh Template Jurnal
Mendeley