Jalan Raya Butuh Pengendara Cerdas: Studi Kualitatif Perilaku Berisiko Sepeda Motor Kenjeran
Abstract
Peningkatan kecelakaan lalu lintas di Surabaya Utara, khususnya di Kecamatan Kenjeran, banyak dipengaruhi oleh perilaku berisiko pengendara sepeda motor seperti melawan arah, menerobos lampu merah, dan belok tanpa menggunakan lampu sein. Berdasarkan data Polrestabes Surabaya tahun 2024, wilayah ini termasuk kawasan dengan tingkat pelanggaran lalu lintas yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pola perilaku berisiko pengendara serta faktor nonteknis yang memengaruhi keselamatan berlalu lintas. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi partisipatif di arteri utama Kecamatan Kenjeran selama November-Desember 2025, dilengkapi wawancara semi-terstruktur dengan satu informan kunci yang memiliki pengalaman langsung sebagai pengguna jalan. Data dianalisis menggunakan analisis tematik untuk mengungkap pola perilaku dan persepsi keselamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendahnya kesadaran keselamatan, lemahnya kepatuhan terhadap aturan lalu lintas, serta kontrol emosi yang buruk menjadi faktor dominan yang meningkatkan risiko kecelakaan, terutama bagi pejalan kaki. Penelitian ini merekomendasikan penguatan edukasi keselamatan berlalu lintas berbasis komunitas sebagai upaya membangun pengendara yang cerdas, beretika, dan bertanggung jawab
Unduh Template Jurnal
Mendeley