Digitalisasi UMKM Banamars Melalui Pengelolaan Media Sosial dan Google Business Profile
Abstract
Perkembangan teknologi digital memaksa para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk beradaptasi dengan strategi pemasaran yang lebih modern agar bisa bertahan dalam kompetisi yang semakin ketat. UMKM Banamars, sebuah usaha kuliner lokal yang memproduksi olahan pisang, masih mengalami kendala dalam memperluas jangkauan pemasaran karena kurang memanfaatkan media digital. Artikel ini menjelaskan upaya membantu digitalisasi UMKM Banamars melalui penerapan strategi Digital Public Relations (Digital PR) untuk meningkatkan identitas dan reputasi merek. Metode yang digunakan adalah pendampingan yang melibatkan mahasiswa dalam program Pengabdian kepada Masyarakat, dengan fokus pada penguatan branding digital. Bentuk pendampingan mencakup desain logo dan visual branding, pengelolaan media sosial Instagram dan TikTok, pengambilan foto dan video produk, pengoptimalan profil Google Business, dan pelatihan literasi digital bagi pemilik UMKM. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran merek, interaksi di media sosial, serta peningkatan jangkauan konsumen Banamars melalui platform digital. Kegiatan ini juga menjadi contoh implementasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dalam penerapan ilmu komunikasi secara praktis. Dengan strategi digital yang terarah dan branding yang lebih profesional, diharapkan UMKM Banamars bisa berkembang menjadi brand kuliner lokal yang inovatif, terpercaya, dan mampu bersaing di era digital.
Unduh Template Jurnal
Mendeley