Catcalling sebagai Kekerasan Seksual Verbal di Media Sosial: Analisis Kampanye Digital terhadap Perubahan Persepsi Masyarakat Umum
Abstract
Fenomena catcalling sebagai bentuk kekerasan seksual verbal masih kerap terjadi dan sering kali dinormalisasi, termasuk dalam ruang media sosial. Rendahnya pemahaman masyarakat mengenai catcalling sebagai perilaku bermuatan kekerasan seksual mendorong perlunya upaya edukatif yang sistematis dan berbasis media digital. Penelitian/pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas kampanye digital di media sosial, khususnya Instagram, dalam membentuk dan mengubah persepsi masyarakat umum terhadap catcalling sebagai kekerasan seksual verbal. Metode yang digunakan meliputi analisis konten kampanye digital, produksi dan distribusi video edukatif berdurasi pendek, serta survei daring untuk mengukur perubahan persepsi, pengetahuan, dan sikap audiens. Sasaran kegiatan adalah mahasiswa dan masyarakat umum sebagai pengguna aktif media sosial. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai definisi, bentuk, dan dampak catcalling, serta perubahan persepsi dari anggapan perilaku wajar menjadi bentuk kekerasan seksual yang tidak dapat dibenarkan. Kampanye digital terbukti berperan dalam membangun kesadaran kritis, empati, dan sikap penolakan terhadap praktik catcalling. Dengan demikian, media sosial memiliki potensi strategis sebagai sarana edukasi dan advokasi dalam upaya pencegahan kekerasan seksual verbal serta penciptaan ruang publik digital yang lebih aman dan inklusif.
Unduh Template Jurnal
Mendeley