Catcalling sebagai Kekerasan Seksual Verbal di Media Sosial: Analisis Kampanye Digital terhadap Perubahan Persepsi Masyarakat Umum
Abstract
Fenomena catcalling sebagai bentuk kekerasan seksual verbal masih kerap terjadi dan sering kali dinormalisasi, termasuk dalam ruang media sosial. Rendahnya pemahaman masyarakat mengenai catcalling sebagai perilaku bermuatan kekerasan seksual mendorong perlunya upaya edukatif yang sistematis dan berbasis media digital. Penelitian/pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas kampanye digital di media sosial, khususnya Instagram, dalam membentuk dan mengubah persepsi masyarakat umum terhadap catcalling sebagai kekerasan seksual verbal. Metode yang digunakan meliputi analisis konten kampanye digital, produksi dan distribusi video edukatif berdurasi pendek, serta survei daring untuk mengukur perubahan persepsi, pengetahuan, dan sikap audiens. Sasaran kegiatan adalah mahasiswa dan masyarakat umum sebagai pengguna aktif media sosial. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai definisi, bentuk, dan dampak catcalling, serta perubahan persepsi dari anggapan perilaku wajar menjadi bentuk kekerasan seksual yang tidak dapat dibenarkan. Kampanye digital terbukti berperan dalam membangun kesadaran kritis, empati, dan sikap penolakan terhadap praktik catcalling. Dengan demikian, media sosial memiliki potensi strategis sebagai sarana edukasi dan advokasi dalam upaya pencegahan kekerasan seksual verbal serta penciptaan ruang publik digital yang lebih aman dan inklusif.
References
Borchardt, R. (2024). The role of short-form video (Reels and TikTok) in social awareness campaigns: A review. Journal of Digital Communication and Society, 6(2), 112–129. https://journal-example.org/borchardt2024
Fatimah, A. F. (2025). Utilization of short-form videos (TikTok, Reels, Shorts) to increase engagement: Evidence from Indonesian campaigns. Journal of Social and Emerging Online Studies, 1(1), 23–38. https://jseo.polteksci.ac.id/index.php/Jseo/article/view/7
Mahmoud, D. M. (2024). The effectiveness of short videos (Reels) on social media in raising awareness: A case study on Egyptian Gen-Z and millennials. Journal of Media and Interdisciplinary Studies, 12(4), 45–63. https://doi.org/10.21608/jmis.2024.337976.1056
Mansour, Y., & Chawla, Y. (2025). How Reels (short-form content) are reshaping digital advocacy and public engagement. International Journal for Multidisciplinary Research, 7(5), 1–14. https://www.ijfmr.com/papers/2025/5/56130.pdf
Mayana, N. S., & Solikatun. (2021). Makna catcalling: studi fenomenologi di komunitas lokal. Resiprokal: Jurnal Ilmu Sosial, 3(2), 45–58. https://resiprokal.unram.ac.id/index.php/RESIPROKAL/article/view/80
Ramadhan, I. (2021). Catcalling awareness among Universitas Pertamina students: Security and gender perspectives. Equality: Jurnal Kajian Gender dan Sosial, 2(1), 77–92. https://jurnal.ar-raniry.ac.id/ index.php/equality/article/view/10399
Rohbani, M., Syah, P., & Damayantie, A. (2025). Dampak dan sikap korban catcalling: Studi pada perempuan di ruang publik Kota Bandar Lampung. Sociologie: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sosiologi, 4(1), 71–86. https://jurnalsociologie.fisip.unila.ac.id/index.php/jurnal/article/view/118
Sennett, L., & Putri, A. (2023). Social media campaigns for gender-based violence prevention: Lessons from Southeast Asia. Asian Journal of Communication Research, 9(3), 201–220. https://ajcr.example.org/sennett2023
Wiraraja Medika (Rahma, I. M.). (2025). Hubungan pengalaman catcalling dan kesehatan mental pada mahasiswi: studi di universitas X. Wiraraja Medika: Jurnal Kesehatan, 10(1), 15–28. https://ejournal.wiraraja.ac.id/index.php/FIK/article/view/3887/2466
World Health Organization. (2021). Violence against women prevalence estimates, 2018: Global, regional and national prevalence estimates for intimate partner violence and non-partner sexual violence. World Health Organization. https://www.who.int/publications/i/item/9789240022256
Zheng, H., & Lim, S. (2022). Visual storytelling and narrative engagement: Short video strategies for social change. Communication Theory and Practice, 14(2), 88–107. https://ctap-journal.org/zheng2022
Unduh Template Jurnal
Mendeley