Kampanye Visual Keselamatan Lalu Lintas: Larangan Merokok Saat Berkendara
Abstract
Merokok saat berkendara merupakan perilaku berisiko yang sering kali dinormalisasi dalam praktik berkendara sehari-hari, khususnya di kawasan perkotaan. Aktivitas ini termasuk dalam kategori distracted driving karena melibatkan gangguan visual, manual, dan kognitif yang berpotensi menurunkan konsentrasi pengendara serta meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas. Rendahnya kesadaran masyarakat terhadap bahaya tersebut tidak terlepas dari lemahnya komunikasi risiko yang diterima oleh pengendara, di mana pesan keselamatan lalu lintas masih didominasi oleh pendekatan normatif dan hukum tanpa penekanan pada dampak langsung dan kontekstual. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman pengendara terhadap bahaya merokok saat berkendara melalui pendekatan komunikasi visual yang persuasif. Metode yang digunakan adalah kampanye komunikasi dengan penyebaran poster larangan merokok di titik-titik strategis jalan raya serta distribusi konten kampanye melalui media sosial. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kampanye visual mampu menarik perhatian masyarakat, meningkatkan pemahaman risiko, serta membangun kesadaran situasional pengendara terhadap praktik merokok di jalan raya. Integrasi kampanye di ruang publik dan ruang digital memperkuat efektivitas pesan melalui pengulangan dan konteks komunikasi yang relevan. Kegiatan ini menegaskan bahwa pendekatan ilmu komunikasi, khususnya komunikasi risiko dan komunikasi kesehatan, memiliki peran strategis dalam mendukung keselamatan lalu lintas serta mendorong perubahan sikap dan norma sosial masyarakat terhadap perilaku berkendara yang lebih aman dan bertanggung jawab.
References
Cho, H., & Salmon, C. T. (2020). Unintended effects of health communication campaigns. Journal of Communication, 70(1), 35–54. https://doi.org/10.1093/joc/jqz045
Covello, V. T., & Sandman, P. M. (2022). Risk communication: Evolution and revolution. Risk Analysis, 42(6), 1183–1195. https://doi.org/10.1111/risa.13850
Guidry, J. P. D., Carlyle, K., Messner, M., & Jin, Y. (2021). On pins and needles: How vaccines are portrayed on Pinterest. Vaccine, 39(17), 2341–2347. https://doi.org/10.1016/j.vaccine.2021.03.007
Noar, S. M., Harrington, N. G., & Aldrich, R. S. (2021). The role of message tailoring in health communication campaigns. Annals of the International Communication Association, 45(1), 1–17. https://doi.org/10.1080/23808985.2021.1873257
Oviedo-Trespalacios, O., Truelove, V., Watson, B., & Hinton, J. A. (2021). The impact of road distraction on driving safety: A systematic review. Safety Science, 137, 105142. https://doi.org/10.1016/j.ssci.2021.105142
Rimal, R. N., & Lapinski, M. K. (2022). Why health communication is important in public health. Bulletin of the World Health Organization, 100(2), 85–85A. https://doi.org/10.2471/BLT.21.287623
Rivis, A., Sheeran, P., & Armitage, C. J. (2021). Expanding the theory of planned behavior: Norms, habit, and past behavior. Journal of Applied Social Psychology, 51(8), 746–757. https://doi.org/10.1111/jasp.12802
Southwell, B. G., Reynolds, B. J., Fowlie, K., & Yzer, M. (2020). Communication, uncertainty, and the dissemination of public health information. Health Communication, 35(1), 1–7. https://doi.org/10.1080/10410236.2019.1700434
Unduh Template Jurnal
Mendeley