Kampanye Visual Keselamatan Lalu Lintas: Larangan Merokok Saat Berkendara

Authors

  • Tanaya Kirana Putri Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  • Ananda Dias Priyadi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Abstract

Merokok saat berkendara merupakan perilaku berisiko yang sering kali dinormalisasi dalam praktik berkendara sehari-hari, khususnya di kawasan perkotaan. Aktivitas ini termasuk dalam kategori distracted driving karena melibatkan gangguan visual, manual, dan kognitif yang berpotensi menurunkan konsentrasi pengendara serta meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas. Rendahnya kesadaran masyarakat terhadap bahaya tersebut tidak terlepas dari lemahnya komunikasi risiko yang diterima oleh pengendara, di mana pesan keselamatan lalu lintas masih didominasi oleh pendekatan normatif dan hukum tanpa penekanan pada dampak langsung dan kontekstual. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman pengendara terhadap bahaya merokok saat berkendara melalui pendekatan komunikasi visual yang persuasif. Metode yang digunakan adalah kampanye komunikasi dengan penyebaran poster larangan merokok di titik-titik strategis jalan raya serta distribusi konten kampanye melalui media sosial. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kampanye visual mampu menarik perhatian masyarakat, meningkatkan pemahaman risiko, serta membangun kesadaran situasional pengendara terhadap praktik merokok di jalan raya. Integrasi kampanye di ruang publik dan ruang digital memperkuat efektivitas pesan melalui pengulangan dan konteks komunikasi yang relevan. Kegiatan ini menegaskan bahwa pendekatan ilmu komunikasi, khususnya komunikasi risiko dan komunikasi kesehatan, memiliki peran strategis dalam mendukung keselamatan lalu lintas serta mendorong perubahan sikap dan norma sosial masyarakat terhadap perilaku berkendara yang lebih aman dan bertanggung jawab.

Downloads

Published

2026-04-23